all

Cinta Monyet

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang terhormat Ibu Puji Lestari selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta teman-temanku yang saya sayangi dan saya banggakan.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan inayahNya kepada kita sehingga pada kesempatan ini kita dapat berkumpul tanpa ada halangan apapun. Sholawat serta salam senantiasa kita sanjungkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafangatnya di yaumul kiamah. Amin….

Saya ucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato berjudul “Cinta Monyet”.

Mengapa ada istilah cinta monyet? Apa ada hubungannya dengan monyet? Tidak ada yang mengetahui asal-muasal istilah ini. Tidak ada satu pun kamus yang mengaitkannya dengan binatang monyet. Tetapi banyak orang yang mendefinisikan cinta monyet adalah cinta-cintaan para remaja di usia mereka yang bisa dibilang masih kecil. Masa SMP menjadi masa yang menyenangkan ketika cinta monyet itu bersemi. Dunia remaja memang unik, sejuta peristiwa terjadi dan sering diciptakan dengan ide-ide cemerlang dan menarik. Salah satu hal yang menarik dan terjadi dalam dunia remaja adalah trend berpacaran atau yang sering disebut cinta monyet, memang digemari sebagian remaja. Cinta monyet dan pacaran itu saling berkaitan dan bisa dibilang satu makna. Sebagian ada yang mendifinisikan pacaran adalah ajang untuk mendapatkan kepuasan libido seksual, atau pacaran hanya sebagai label ”saya punya pacar dan dapat mendongkrak percaya diri”. Ataukah pacaran adalah suatu hal yang penting karena dengan pacaran kita punya seseorang yang bisa membantu kita dalam mengatasi persoalan hidup.Sebenarnya  untuk definisi pacaran itu tergantung pemikiran setiap orang, ada yang menganggap penting adapun yang menganggap tidak penting.

Pada zaman dahulu mereka yang sudah menjalin cinta monyet terkesan malu-malu saat ada orang yang tau kalau mereka menjalin hubungan lebih dari teman. Hal itu berbanding terbalik dengan gaya cinta monyet anak sekarang. Mereka justru dengan bangganya mengumbar jalinan cinta monyetnya.

Sebenarnya banyak faktor yang mengakibatkan anak menjalin cinta monyet dengan lawan jenisnya. Antara lain :

  1. Pertama trend. Pacaran dianggap trend dikalangan pelajar, dan bila tidak memiliki pacar maka anak tersebut terlihat ketinggalan trend atau lebih dikenal katrok.
  2. Malu dengan teman yang punya pacar, sedangkan kita tidak punya pacar. Sebenarnya kita tidak usah merasa malu ketika kita tidak mempunyai pacar. Justru kita harus bangga karena kita masih bisa menjaga hawa nafsu kita terhadap lawan jenis.
  3. Korban sinetron. Bagi para pelajar yang gemar menonton sinetron terkadang pikiran mereka terforsir di sinetron. Maka tak jarang di antara mereka banyak yang ikut-ikutan pacaran seperti yang ada di sinetron.
  4. Munculnya ketertarikan karena penampilan fisik, kemampuan (pintar), karakteristik atau sifat misalnya sabar, penyayang, humoris, dan lain-lain. Menurut para ahli, umumnya laki-laki  pada pandangan pertama lebih tertarik pada penampilan fisik. Sedangkan perempuan lebih karena karakteristik atau kemampuanyang dimiliki sang cinta monyet.
  5. Kurang kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya.
  6. Lingkungan keluarga. Misalnya, si anak sering melihat kakak-kakaknya berpacaran atau berduaan di rumah, sehingga si anak ini merasa juga ingin memiliki pacar.
  7. Kurangnya iman dan taqwa. Minimnya pengetahuan para pelajar bahwa pacaran / cinta monyet itu haram dalam agama islam.
  8. Pelajar kadang merasa bosan dengan hidupnya yang biasa-biasa saja, terlalu bosan dengan suasana pembelajaran dan ingin mendapatkan sensasi baru. Remaja memang memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Maka tidak mengherankan, jika pelajar ingin tahu bagaimana rasanya memiliki pacar. Mungkin dengan memiliki pacar perasaan mereka akan lebih bahagia dan hidupnya lebih berwarna tidak hanya berkaitan dengan belajar.
  9.  Ingin mempunyai orang yang bisa diajak curhat. Terkadang, anak sering merasa malu jika ingin curhat kepada orang tuanya. Sehingga mereka lebih memilih mencari pacar untuk tempat curhat.
  10. Dan faktor yang terakhir adalah faktor perasaan. Banyak di antara pelajar yang tidak dapat memendam rasa sukanya terhadap lawan jenis. Mereka tidak ingin kalah dengan saingannya yang suka juga dengan orang yang disukainya. Sehingga si anak memutuskan untuk menjalin cinta monyet.

Banyaknya faktor yang mempengaruhi para remaja menjalin cinta monyet memang banyak sekali. Lebih dari 60% pelajar masa kini sudah pernah bahkan sedang menjalin cinta monyet. Sebenarnya jalinan cinta monyet yang sering disebut pacaran ini menimbulkan berbagai dampak. Baik dampak positif maupun dampak negatif. Antara lain :

1. Dampak Positif

  1. Problema cinta seperti patah hati, naksir dan perselingkuhan bisa menjadi sebuah pengalaman yang mendukung kita menjadi lebih dewasa dan matang
  2. Pacar bisa memberikan motivasi kepada kita agar dapat berpikir  kedepan.
  3. Dengan cinta dapat mengubah perilaku seseorang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Misalnya seseorang yang tadinya malas belajar mendadak jadi rajin belajar karena dorongan dari sang pacar.
  4.  Belajar mengenal dan menerima orang lain dalam kehidupan pribadi.
  5. Mempunyai teman curhat.
  6. Mempunyai orang yang dapat menemani di setiap suka duka kehidupan.
  7. Mempunyai orang yang bisa menjadi motivator kita di setiap waktu.

2. Dampak Negatif

  1. Pacaran yang tidak sehat dapat menimbulkan seks bebas (freesex).
  2. Bisa menurunkan prestasi belajar. Misalnya ketika waktu belajar tetapi tidak untuk belajar, malah dipergunakan untuk sms-an, fb-an,  twitter-an, dll.
  3. Menimbulkan banyak dosa.

Dari berbagai dampak negatif diatas ada beberapa upaya untuk mengatasiya. Antara lain:

  1. Mensosialisasikan gaya pacarn sehat. Gaya pacaran sehat mengambil konsep yang positif, dimana remaja akan sehat fisik, tidak meruasak diri sendiri dan orang lain.
  2. Memberikan informasi yang cukup mengenai seks.Pendidikan seks adalah suatu hal yang penting agar remaja sejak dini mengetahui tentang pendidikan seks.
  3. Menggunakan aspek agama.Dalam hal ini remaja harus mempertimbangkan aspek agama, yang melarang tindakanseksualitas diluar nikah.
  4. Menggunakan aspek budaya.Budaya yang ketimuran perlu diajarkan pada remaja. Menggunakan pendekatan, tindakan represif, kuratif dan rehabilitasi.
  5. Menyediakan sarana-sarana tempat remaja mengaktualisasikan bakat dan potensi.
  6. Pacaran yang Sehat dan Bertanggung Jawab

Pacaran yang sehat dapat dilakukan, adapun langkah-langkahnya sebagai berikut

  • Saling terbuka, mau berbagi pikiran dan perasaan secara terbuka, jujur, mau berterus terangdengan perasan kita terhadap tingkah laku pacar. Siap nerima kritik dan kompromi.
  •  Menerima pacar apa adanya yang dilandasi oleh perasaan sayang. Tidak menuntut sesuatu yang berada di luar kemampuannya.
  •  Saling menyesuaikan. Kalau dalam proses ini terlalu sering ribut, maka perlumempertimbangkan kemungkinan berpisah.
  •  Tidak melibatkan aktivitas seksual karena dapat mengaburkan proses saling mengenal danmemahami satu sama lain.
  •  Mutual dependensi, masing-masing merasakan adanya saling ketergantungan satu sama lain.Oleh karena itu, diharapkan kita dan pacar mampu melengkapi kekurangan, sedangkan kelebihan yang dimiliki diharapkan mampu menutupi kekurangan pasangan.
  • Mutual respect , saling menghargai satu sama lain dalam posisi yang setara.

Dari uraian tadi, dapat kita simpulkan bahwa pacaran adalah sesuatu yang khas dengan dunia remaja. Mereka mulai mengenal cinta setelah pubertas. Tetapi pacaran pada anak remaja harus bersifat sehat dan positif, karena dengan pacaran yang sehat mereka tidak akan tersesat dalam gaya hidup bebas.Pacaran dapat memberikan dampak yang positif bagi remaja, akan tetapi dilain pihak sisi negatifnya juga banyak. Maka untuk itu kita harus mengkondisikan agar remaja berpacaran yang positif.Untuk itu diperlukan kerja sama dari berbagai pihak agar remaja tidak terjerumus kedalam pacaran yang tidak sehat yang mengarah pada freeseks Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamualikum wr.wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: